Kamis, 06 November 2014

IDFB bersama Sajian Sedap: Sawo Mousse

Wah, IDFB punya challenge khusus bersama Sajian Sedap.... Keren deh, info selengkapnya bisa dilihat disini.


Selama ini website Sajian Sedap jadi salah satu tujuan browsing resep yang terpercaya, mudah dan banyak variasinya. Berasa jago masak deh, padahal resepnya hasil browsing di Sajian Sedap hehehe.


Untuk challenge kali ini, ingin buat dessert yang unik dengan bahan dasar buah Sawo yaitu Sawo Mousse. Jarang sekali ada yang memanfaatkan buah sawo untuk diolah lagi, biasanya langsung di makan begitu saja. Makanya, penasaran kan hasilnya bagaimana?hehe #lebay.

Sawo Mousse

Bahan:
50 gram sawo, blender halus
50 gram gula pasir (skip, karena sawonya jenis sawo madu yang manis sekali)
2 lembar gelatin, rendam air es, tim hingga meleleh (pakai gelatin bubuk)
250 gram krim kental, kocok setengah mengembang
150 gram sponge cokelat siap pakai, potong kotak 1x1 cm (aku pakai brownies)
1 sendok teh cokelat bubuk untuk taburan

Cara Membuat:
  1. Rebus sawo dan gula pasir sambil diaduk asal gula larut. Masukkan gelatin. Aduk sampai larut.
  2. Masukkan campuran sawo ke dalam kocokan krim sambil dikocok perlahan sampai tercampur rata. Masukkan mousse ke dalam plastik segitiga.
  3. Semprotkan mousse ke dalam 1/4 bagian gelas plastik. Taburkan potongan sponge cokelat. Semprotkan lagi dengan sisa mousse.
  4. Sajikan dengan semprotan whipped cream. Taburkan cokelat bubuk. Hias dengan semprotan krim kocok dan tabur dengan cokelat bubuk. 

Rasanya enak, tidak terlalu berasa sawonya. Dimakan saat dingin jadi mirip makan es krim, yummy. Meskipun diskip pemakaian gulanya, manisnya sudah pas sesuai selera. Penampilan sawo mousse yang kubuat masih jauh dari cantik haha, lihat saja di website Sajian Sedap aslinya...


Cantik ya, tampilan dan foto di websitenya hehe.

Senin, 03 November 2014

Purple Sweet Potato Chicken Casserole

Wah, ada yang seru di Homework#2 Kitchen Blog kali ini, tugasnya adalah membuat Casseroles. Apa itu casserole?hehe baru tahu juga gara-gara tugas ini. Berikut penjelasan singkatnya:
Casserole, asal katanya dari Perancis yang berarti 'panci'. Casserole selalu disajikan di dalam wadah saji tahan panas yang akan dipanggang ke dalam oven. Wadah tersebut dinamakan casserole pan. Di Inggris, Australia, dan Selandia Baru, casserole adalah nama untuk hidangan bukan isi dari hidangan atau makanan tersebut. Di Minnesota, hidangan ini disebut “hot dish”. Dan di negara lainnya disebut “covered dish”. Untuk di Amerika Serikat dan Eropa, casserole biasanya dibuat dari daging, ayam, ikan, berbagai macam sayuran, tepung-tepungan, kentang, pasta, serta diberi topping. Tetapi casserole pun bisa dibuat menyehatkan dengan menggunakan gandum utuh, kacang-kacangan, tanaman herbal, jamur, buah zaitun, maupun sayuran segar. (sumber: wikipedia dan Kitchen Blog).
 
 

Karena belum pernah membuat si Casserole ini, mesti mencari dan melihat resep-resep yang ada di internet. Akhirnya "nyangkut" di blognya mbak Endang disini, jadilah hasil modifikasinya seperti resep berikut ini: 

Purple Sweet Potato Chicken Casserole

Bahan:
150 gr ubi ungu, kukus, haluskan
75 gr cream cheese

Bahan saus putih/bechamel sauce:
1 sdm margarin
1.5 sdm tepung terigu
300 ml susu cair
1/4 sdt garam
2 sdm keju cheddar parut
1 sdm cream cheese

Bahan saus daging ayam:
1 sdm minyak
150 gr daging ayam, potong kecil-kecil
1/2 buah bawang bombay, cincang kasar
2 siung bawang putih, cincang halus
2 buah wortel ukuran sedang, potong seperti batang korek api
1 buah tomat, potong kotak
1 batang bawang pre
2 sdm saus tomat
3/4 sdm gula
3/4 sdt garam
1/4 sdt oregano
1/4 sdt merica bubuk

Bahan taburan:
Keju cheddar parut, secukupnya

Cara Membuat:
  1. Campur ubi ungu dan cream cheese, aduk rata. Sisihkan.
  2. Saus putih: panaskan margarin hingga leleh, masukkan terigu, aduk-aduk. Tuang susu cair sedikit demi sedikit, sambil terus diaduk hingga jadi adonan agak kental. Masukkan garam, keju dan cream cheese, aduk hingga rata dan meletup-letup. Matikan api.
  3. Saus daging ayam: panaskan minyak goreng, masukkan daging ayam, tumis hingga berubah warna. Masukkan bawang bombay dan bawang putih, tumis sebentar. Tambahkan wortel, aduk sebentar. Lalu masukkan tomat, bawang pre, saus tomat dan bumbu-bumbu. Aduk rata dan masak hingga wortel agak layu. Angkat.
  4. Penyelesaian: siapkan wadah, ratakan campuran ubi ungu. Lalu siram dengan saus putih, tambahkan saus daging ayam, lalu tambahkan ubi ungu lagi. Siram dengan saus daging ayam, saus putih dan taburi keju parut. Panggang selama 20-30 menit suhu 180'C.
Note: Agar proses pembuatannya tidak terlalu lama, disiapkan terlebih dahulu semua bahan, jadi sewaktu mulai memasak tidak kebingungan mencari bahan apa yang kurang/tertinggal.

Tahapan pembuatan saus daging ayam

Tahapan menata casserole


Tak kusangka hasilnya enak hehe. Ubi ungu yang manis, berpadu dengan cream cheese dan saus daging ayam yang gurih, jadinya pas.

Makanan yang sarat gizi dan mengenyangkan, cocok buat sarapan pagi.


So yummy!

Brownies Setengah Kilo

Sebenarnya gak ada rencana bikin brownies lagi, anak-anak minta bolu kukus. Okelah, diturutin aja permintaan anak-anak. Tapi pas telur dikocok sampe lama kok gak ada tanda-tanda mengembang, kental dan putih. Perasaan udah mulai gak enak nih, daripada kue kacau setelah dikukus, mending banting setir sejak awal hehe. Disulaplah si adonan telur encer tadi jadi brownies setengah kilonya Teh Nicke yang kondang di fb.



Brownies Setengah Kilo
by Nicke JJ

Bahan : 1/2 kg telur (8 butir) 1/2 kg gula pasir


1/2 kg tepung terigu 50 gram Coklat Bubuk
 
1/2 kg DCC (Dark Cooking Chocolate), cincang kasar
Bahan cair: 250 gr mentega 250 gr minyak


Tambahan untuk selera (optional) : 1/2 sdt vanili 100 gr susu bubuk 2 sdm nescafe cairkan dulu sedikit dengan air panas


Cara membuat:
  1. Siapkan 4 buah loyang (30x10x4) alasi kertas kue.
  2. Panaskan oven 180'C.
  3. Lelehkan coklat dan mentega ---> aku langsung jadikan 1 wadah mentega, cokelat dan minyak
  4. Kocok telur dan gula hingga memutih kental.
  5. Masukan tepung, coklat bubuk, vanili, aduk rata/mikser dengan kecepatan rendah.
  6. Lalu masukkan bahan cair (coklat, minyak, mentega)
  7. Bagi di 4 loyang, beri topping, panggang sekitar 35-40 menit.

Aku buatnya setengah dari resep diatas 1 loyang uk. 22x24x4cm, jadi brownies seperempat kilo deh hihi. Untuk tips dan triknya bisa dilihat langsung di blognya teh Nicke disini.



Huaaa, minggu ini bener-bener Brownies Week deh. Tapi emang lagi "gila brownies" sih hehe.

Sabtu, 01 November 2014

Brownies Putih Telur

Beberapa bulan ini, lagi ramai yang posting brownies di facebook. Variasinya macam-macam, ada yang di toppingnya, di isinya, ada yang full Dark Chocolate, ada yang pakai nutella dan banyak lagi. Serasa memanggil-manggil nih si brownies haha lebay. Kali ini buat brownies putih telur resepnya bu Fatmah tercinta, yang ada di website NCC yang lama.


Brownies Putih Telur

Bahan A:100 gr    tepung terigu
50 gr      gula pasir (skip, biar tidak terlalu manis)

Bahan B:250 gr    Dark Cooking Chocolate (DCC)
100 gr    mentega tawar (aku pakai margarin)

Bahan C:150gr     putih telur
100 gr    gula pasir

Bahan D:100 gr    kacang  almong slice (secukupnya)
Silverqueen chunky bar, dipotong-potong (tambahan dari aku)

Cara membuatnya:
  1. Siapkan loyang brownies 12x30cm poles mentega dan alasi kertas roti, sisihkan.(aku: loyang 20x20x4cm)
  2. Taruh bahan A dalam wadah, aduk rata, sisihkan.
  3. Tim DCC dan mentega hingga leleh, tuangkan kedalam Bahan A sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan balloon whisk hingga rata dan cokelat habis. Sisihkan.
  4. Kocok putih telur sambil ditaburi gula pasir sampai kaku benar. Masukkan secara bertahap kedalam adonan cokelat, aduk rata.
  5. Tuang adonan kedalam loyang, ratakan. Taburi bahan D, panggang dalam oven suhu 180’C selama 40 menit atau hingga matang.

Meski menggunakan putih telur, browniesnya tetap enak, full of chocolate, lembab dalamnya. 
 
 
Yummy brownie!


Chocopandan Chiffon Cake

Cuci mata di bagian perlengkapan dapur itu memang seru dan bisa menguras dompet kalau tidak hati-hati hehe. Seperti kali ini, nemu loyang chiffon yang anti lengket ah langsung ambil aja deh. Tidak perlu menunggu lama, langsung dipakai praktek nih loyang chiffonnya.


Chiffon Cake
by NCC

Adonan Pasta
50 g            Gula pasir---> tidak pakai
20 g            Susu bubuk full cream
20 g            Tepung maizena
140 g          Tepung terigu
1 sdt           BPDA
100 ml         minyak sayur
100 ml         santan sedang
140 g          kuning telur (sekitar 7-9 btr tergantung ukuran telur)
1 sdt           pasta pandan (+ 1 sdt pasta cokelat dan kopi)

Adonan Putih Telur
300 ml        Putih telur
150 gr         Gula pasir
½ sdt          Garam halus
1 sdt           Cream of tartar (optional)---> tidak pakai

Cara Membuat:
  1. Panaskan oven 150 derajat Celsius.
  2. Adonan pasta: Campur susu bubuk, tepung maizena , tepung terigu, dan BPDA. Lubangi tengahnya. Tuang kuning telur di tengah, aduk searah dari arah dalam menggunakan whisk, sambil dituangi minyak sayur dan santan. Aduk hingga menjadi adonan pasta halus.
  3. Adonan putih telur: Kocok putih telur, gula pasir, garam dan cream of tartar (jika pakai) hingga puncak tumpul (soft peak).
  4. Campurkan adonan putih telur ke dalam adonan pasta, aduk perlahan dengan whisk hingga rata. Bagi 2 adonan, beri 1 bagian dengan pasta pandan dan 1 bagian lagi beri pasta cokelat+kopi.
  5. Tuang berselang-seling ke dalam loyang chiffon diameter bawah 20 cm tanpa dioles apa-apa. Panggang kurang lebih 90-100 menit hingga kue matang dan kokoh (jika ditekan permukaannya kembali membal).
  6. Keluarkan kue. Panas-panas, balikkan loyang, bisa disangga botol atau disangga kaki-kaki loyang. Biarkan dalam keadaan terbalik hingga dingin.
  7. Jalankan pisau tipis di sekeliling loyang dengan gerakan lurus. Juga di dasar kue.
  8. Lepaskan bagian tengah kue dengan menggunakan tusuk sate. Balik kue ke atas rak kawat atau langsung ke piring saji. Potong-potong menggunakan pisau gergaji.
Sempat kuatir juga saat menggunakan loyang ini, karena anti lengket bisa-bisa cakenya jatuh saat dibalikkan loyangnya. Tapi alhamdulillah, sukses membalikkan hingga cake dingin. Dan memang mudah sekali melepaskan cake dari loyang.