Sabtu, 21 Juni 2014

Putri Salju Kacang Arab

Suami pulang umroh beberapa bulan lalu dan bawa oleh-oleh kacang arab satu kresek hehe. Bingung udah dibagi-bagi masih banyak juga. Kepikiran buat diolah tapi kuatir rasa yang kurang pas dengan kue. Setelah beberapa kali coba-coba memadukan kacang arab dengan beberapa bahan, akhirnya pilihan jatuh ke kue Putri Salju, sekalian buat isi toples lebaran :). Resep aslinya di website NCC pakai kacang mede, dimodif karena tekstur kacang arab dan kacang mede berbeda. Kacang arab yang sudah dihaluskan teksturnya kering, mirip tepung panir.



Putri Salju Kacang Arab

Bahan:
100 gr holman butter
175 gr margarin
100 gr gula halus
200 gr kacang arab yang sudah dihaluskan
200 gr tepung terigu
1/2 sdt pasta vanila susu

Taburan:
Gula halus
Gula donat

Cara Membuat:
  1. Kocok butter, margarin dan gula halus hingga lembut. Masukkan pasta vanila dan kacang arab, aduk rata.
  2. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
  3. Ambil sedikit adonan, bentuk bulat, tata di loyang. Beri jarak antar adonan. Panaskan oven 140-150'C.
  4. Panggang sekitar 20-25 menit hingga matang. Angkat, gulingkan di gula halus lalu taruh dalam wadah besar, taburi gula donat. Biarkan hingga dingin.
  5. Masukkan dalam toples, tutup rapat.

Hasilnya renyah, ngeprul, gak keras sama sekali. Manisnya pas.

Sabtu, 14 Juni 2014

Challenge#15 IDFB: Fu Yung Hai

Kali ini mau setoran event-nya Indonesian Foodblogger, sekalian promo website barunya disini. Temanya "Kuliner Peranakan", yaitu kuliner khas masyarakat Tionghoa/china yang sudah umum ditemui di Indonesia. Banyak sekali kuliner peranakan yang sudah umum ditemui, bahkan sudah jadi trademark suatu daerah. Kolaborasi yang cukup bagus, jadi memperkaya kuliner di Indonesia.
Nah, karena cukup banyak pilihannya jadi bingung mau coba yang mana hehe. Akhirnya memutuskan resep Fu Yung Hai dari Sajian Sedap saja, kebetulan anak-anak juga suka. Tapi, resep disini hasil modifikasi ala dapurku ya, kacang polong diganti kacang arab hihi...


Fu Yung Hai

Bahan:
2 butir telur ayam kampung
1 butir telur ayam biasa
1 siung bawang putih, cincang halus

1/2 sdt garam
1/4 sdt merica bubuk
1/4 btg bawang pre, diiris halus
1/2 bh wortel
50 gram udang kupas, dicincang kasar

minyak untuk menggoreng

Bahan Saus:
1 sdm margarin
1 siung bawang putih kecil, dimemarkan, cincang halus.
1 bh bawang merah, iris tipis
1/2 bh wortel, potong korek api1/2 btg bawang pre, iris miring
125 ml air matang
2 sendok makan saus tomat
1/4 sdt air jeruk nipis
1/4 sdt garam
1/4 sendok teh gula pasir
1 sdt tepung kanji, dilarutkan dalam 1 sdm air
25 gr kacang arab

Cara membuat:
  1. Aduk telur, bawang putih, garam, udang, dan bawang pre.
  2. Panaskan minyak dalam wajan cekung lalu tuang campuran bahan. Goreng sampai kering dan matang. Angkat, tiriskan.
  3. Buat saus, tumis bawang putih dan bawang merah dalam margarin sampai harum.
  4. Masukkan wortel dan bawang pre, aduk sampai setengah matang. Tuangkan saus tomat, garam, dan gula pasir. Aduk-aduk lalu tambahkan air, aduk sampai mendidih lalu tuangkan larutan kanji. Biarkan hingga mendidih kembali. Masukkan kacang arab dan air jeruk. Aduk sebentar lalu angkat.
  5. Sajikan telur dengan sausnya.

Disiapkan sore hari, disajikan saat makan malam alhamdulillah langsung habis. Dan setoran laporan pun menjelang penutupan :).

Rabu, 11 Juni 2014

Challenge#5 YKMK: Petulo

Wah, grup YKMK (Your Kitchen-My Kitchen) sudah masuk tantangan ke-5. Alhamdulillah bisa mengikuti beberapa tantangannya. Untuk challenge#5 ini, temanya "It's All About Coconut" alias makanan dan minuman yang berbahan utama kelapa, bisa daging kelapanya, santan maupun airnya.
Kali ini resep yang disetorkan namanya Petulo, jajanan tradisional yang mirip dengan kue putu mayang, hanya penyajiannya yang berbeda.


Untuk resepnya, diambil dari Sajian Sedap. Hanya kuah santannya yang dibuat ala sendiri hehe. Petulonya aku buat setengah resep saja dari resep yang tertulis berikut ini...

Petulo

Bahan:
150 gram tepung beras
1 sendok makan gula pasir
1/2 sendok teh garam
300 ml santan dari 1/2 butir kelapa
50 gram tepung sagu  
Pewarna merah dan hijau secukupnya (aku pakai pasta pandan dan pasta stroberi)

Cara Membuat:
  1. Campur tepung beras, gula, garam dan santan, aduk rata hingga halus. Masak diatas api kecil hingga bergumpal-gumpal. Angkat.
  2. Pindahkan dalam mangkuk, tambahkan tepung sagu sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga rata.
  3. Bagi 2 adonan, beri warna masing-masing. Masukkan ke dalam cetakan petulo. (aku pakai plastik segitiga, gunting ujungnya kecil saja).
  4. Panaskan kukusan. Cetak adonan diatas daun pisang yang dioles sedikit minyak.
  5. Kukus 10-15 menit hingga matang. Angkat.
  6. Siap disajikan bersama kuah santan.
Kuah Santan

Bahan:
300 ml santan 
 1 sdm gula pasir (bisa ditambah sesuai selera)
 1 sdm gula palem 
1/4 sdt garam
 1 lbr daun pandan

Cara Membuat:
Campur semua bahan, masak sambil diaduk hingga mendidih. Angkat, saring.



Biasanya petulo ini disajikan bersama serabi. Untuk resep serabi pernah posting disini, hanya kali ini dibuat versi tanpa pasta pandan.


Akhirnya bisa juga bikin petulo sendiri, hanya nyetaknya yang melelahkan hihi.


Senin, 09 Juni 2014

Schuimpjes

Stok putih telur di kulkas belum habis-habis, iseng coba buat Schuimpjes alias Meringue alias Kue Busa. Resepnya lihat di tabloid Koki edisi 236 September 2012.


Berikut resep selengkapnya..

Schuimpjes Rainbow Bunga
by Tabloid Koki

Bahan:
5 btr putih telur (aku: 150 gr)
1/4 sdt garam
150 gr gula halus (aku: skip)
150 gr gula kastor (aku: 200 gr gula pasir yang diblender)
25 gr tepung maizena
2 sdt air jeruk nipis
Pewarna makanan secukupnya (aku: pasta stroberi, pasta pandan)

Cara Membuat:
  1. Kocok putih telur dan garam hingga berbusa. Masukkan gula sedikit demi sedikit sambil dikocok hingga kaku.
  2. Tambahkan air jeruk nipis, kocok sebentar hingga rata. Masukkan tepung maizena sambil diayak, kocok sebentar hingga rata. Matikan mikser.
  3. Bagi adonan menjadi beberapa bagian (sesuaikan dengan warna yang diinginkan), beri pewarna, aduk perlahan, masukkan ke dalam plastik segitiga.
  4. Panaskan oven 120-140'C. Siapkan loyang yang dialasi kertas roti anti lengket (parchment paper/baking paper/silpat).
  5. Spuitkan adonan di loyang, beri jarak. Panggang sekitar 60-100 menit hingga kering.
  6. Biarkan sebentar di loyang, lalu lepaskan dari kertas roti. Dinginkan dan siap disajikan.

Resep ini menghasilkan schuimpjes lumayan banyak, hanya saja oven di rumah ukurannya kecil, muat 2 loyang. Akhirnya 2 plastik adonan terakhir sudah berair dan tidak bisa dipakai lagi, karena terlalu lama mengantri dipanggangnya.


Sabtu, 07 Juni 2014

Stik Soes Keju

Salah satu cemilan favorit si bungsu, stik soes keju. Resepnya lihat di blognya mbak Hesti disini. Tanpa taburan, biar cepat manggangnya hehe.


Stik Soes Keju
by Hesti's Kitchen

Bahan:
150 gr margarin
1/2 sdt garam (aku: 1/4 sdt)
250 ml air
150 gr tepung terigu
100 gr keju cheddar, parut halus (aku: 75 gr)
 5 btr telur

Cara Membuat:
  1. Campur margarin, garam dan air. Masak dengan api sedang hingga mendidih, kecilkan api, masukkan terigu sekaligus. Aduk cepat hingga kalis (tidak lengket di panci). Matikan api.
  2. Masukkan keju parut, aduk rata. Biarkan hingga agak dingin.
  3. Tambahkan telur satu persatu, kocok dengan mikser kecepatan rendah hingga rata.
  4. Masukkan dalam plastik segitiga, gunting ujungnya sekitar 1/2 cm. Panaskan oven 190'C-200'C.
  5. Spuitkan memanjang di loyang yang dialasi kertas roti dan dioles margarin tipis-tipis. Beri jarak.
  6. Panggang sekitar 15-20 menit hingga ujung-ujungnya kecokelatan. Angkat.
  7. Lakukan hingga adonan habis.
  8. Kumpulkan stik yang telah matang dalam satu loyang. Panggang dengan suhu rendah (100'C) selama 2 jam agar renyahnya tahan lama.

Untuk menghasilkan stik yang renyah, pemanggangan dilakukan 2x. Yang pertama untuk mematangkan, sedangkan yang kedua untuk mempertahankan kerenyahannya.


Stik soes ini bisa divariasikan dengan sayuran, seperti wortel dan brokoli. Tinggal menambah wortel parut dalam adonan, jadi deh stik soes wortel-keju.
Berikut foto stik soes wortel-keju sebelum dipanggang...


Rabu, 04 Juni 2014

Egg Drop Cookies

Mulai rame parade kue kering dimana-mana, padahal Ramadhan masih akhir bulan ini hehe. Ikut meramaikan juga deh, mulai nyicil buat lebaran biar gak ribet waktu puasa. Resepnya seperti cheese egg drop di postingan beberapa waktu lalu, tapi tanpa keju.


Berikut resep selengkapnya...

Egg Drop Cookies

Bahan:
200 gr margarin
 50 gr butter
130 gr gula halus
100 ml putih telur
225 gr terigu protein rendah
 60 gr tepung maizena
1/2 sdt pasta vanila
1/2 sdt pasta cokelat

Cara Membuat:
  1. Kocok margarin, butter dan gula halus hingga lembut, putih dan mengembang sekitar 20-30 menit dengan kecepatan sedang.
  2. Turunkan kecepatan, masukkan putih telur dan vanila, kocok lagi hingga rata. Matikan mikser.
  3.  Tambahkan terigu dan maizena sambil diayak. Aduk rata dengan spatula/mikser kecepatan rendah.
  4. Masukkan adonan ke dalam plastik segitiga. Ambil 6 sdm adonan, beri pasta cokelat, aduk rata.
  5. Panaskan oven 150'C. Cetak adonan bentuk bulat, di loyang yang dialas kertas roti dan dioles margarin. Beri jarak antar bulatan. Hias dengan adonan cokelat.
  6. Panggang sekitar 20 menit hingga matang kecokelatan. Angkat, dinginkan.
  7. Siap di kemas/dimasukkan dalam toples.

Hasilnya renyah, manisnya pas. Bisa divariasikan rasanya dan dihias chocochip juga, seperti foto di bawah.


Cocok deh buat sajian hari raya. Selamat mencoba!

Selasa, 03 Juni 2014

Pao Isi Cokelat

Lihat postingan mbak Diana tentang character pao, jadi tertarik deh. Apalagi dijelaskan detail pembuatannya plus ada video streaming pas di liput sama beberapa stasiun tv, top banget sih. Dengan bahan sederhana bisa bikin pao yang lucu-lucu. Lebih jelasnya bisa diintip blognya disini.
Biarpun tanpa tepung hongkong dan tang mien, tetep bisa katanya mbak Diana, hanya hasilnya tidak seputih yang pakai kedua tepung itu. Langsung deh uprek di dapur bikin isian dulu, trus lanjut bikin kulit paonya. Aku buat seperempat resep saja, hasilnya sekitar 9 buah pao mini.


Isian Pao

Bahan: (campur jadi satu, masak hingga jadi adonan halus dan rata, sisihkan)
100 gr dark compound chocolate
 2 sdm air matang
 5 gr susu bubuk
 5 gr cokelat bubuk
10 gr gula pasir


Kulit Pao
by Diana
modified by Firlia

Bahan:
260 gr tepung terigu protein rendah
 50 gr gula halus
1/2 sdt ragi instan
120-150 ml air/susu cair hangat
25 gr mentega putih
1/4 sdt garam

Cara Membuat:
  1. Campur terigu, gula halus dan ragi. Uleni/mikser sambil ditambah air sedikit demi sedikit sampai adonan cukup lembab. Uleni hingga setengah kalis, lalu masukkan mentega dan garam, uleni lagi hingga kalis elastis.
  2. Bulatkan adonan, tutup dengan kain lembab/plastik wrap, istirahatkan sekitar 30 menit hingga mengembang.
  3. Kempiskan adonan, bagi menjadi beberapa bagian, bulatkan. Tambahkan pasta/pewarna jika dibuat fancy pao/character pao.
  4. Pipihkan, beri isian cokelat, bulatkan hingga rapat. Taruh dialas kertas roti/cup kertas. Panaskan kukusan.
  5. Kukus selama 10 menit, matikan api, biarkan tetap di kukusan sekitar 1 menit. Buka tutup kukusan sedikit, biarkan uap panas berkurang. Buka kukusan, angkat pao.
  6. Siap disajikan.


Deg-degan waktu buka tutup kukusannya hehe, takut mleyot atau apalah. Alhamdulillah paonya jadi, lumayanlah untuk pemula. Isian cokelatnya meleleh hmmm yummy. Enak loh...


Sebagian pao yang sudah matang dan didinginkan, kusimpan dalam plastik rapat dan ditaruh di freezer. Penasaran, katanya bisa di freezer dan dikukus lagi jika mau dimakan, hasilnya tetap empuk.

Minggu, 01 Juni 2014

Lumpur Kentang Panggang

Sudah lama penasaran dengan kue lumpur, hanya belum punya cetakannya. Dulu ada cetakan kue lumpur punya ibu, tapi ada yang minjem lupa mengembalikan hehe. Ternyata pas lihat resep kue lumpur bu Fatmah disini, katanya bisa dipanggang dan namanya jadi kue bingka kentang hihi ada-ada aja. Tapi, apapun namanya langsung dicoba buat aja biar hilang penasarannya... Aku pakai setengah resep, trus kentangnya pakai tepung kentang (Knorr Mashed Potato).


Lumpur Kentang Panggang

Bahan: 
210 gr gula pasir
250 gr tepung terigu
500 gr kentang, kukus dan haluskan (aku: 125gr tepung kentang+475 ml air panas)
100 gr margarine, lelehkan
3 btr kuning telur
2 btr putih telur
500 ltr santan (350 ml santan kara+150 ml air matang)
1/2 sdt vanilli
1/4 sdt garam
1/2 sdt pasta pandan

Bahan Taburan:
kismis, chocochip


Cara membuat:
  1. Kocok gula dan telur sampai putih dan mengembang (tidak perlu naik), masukkan garam dan vanilli sambil terus dikocok.
  2. Tuangi santan, aduk rata, masukkan kentang halus dan tepung terigu secara bertahap sambil tetap diaduk rata.
  3. Terakhir, tuang margarin leleh, aduk rata. Ambil sebagian adonan, tambahkan pasta pandan, aduk rata.
  4. Panaskan oven 175'C, olesi cetakan muffin/pie dengan minyak/margarin, tuangi adonan hingga ¾ penuh, panggang sekitar 10 menit, taburi kismis, panggang lagi sampai matang sekitar 10-15 menit. Angkat.

Ternyata kue lumpurku jadi hehe, senangnya hatiku. Meskipun bagian bawahnya tidak kecokelatan seperti kue lumpur biasanya, tetap enak rasanya. Takaran gulanya seperti biasa dikurangi sedikit, dan hasilnya pas manisnya menurutku.