Minggu, 14 Juli 2013

Parade Cookies alias Kue Kering

Lebaran identik dengan ketupat, opor dan kue kering hehehe. Sebelumnya hanya bisa berpartisipasi dalam hal menghabiskan hehe, sekarang mau coba menghidangkan sendiri sajian hari raya ini. Tapi, kalo urusan masak-memasak ketupat dan opor belum berani mencoba niy :). Aku pilih kue kering aja, seperti biasa mempraktekkan resep-resep lazis yg banyak bertebaran di dumay (dunia maya).




Beberapa item kue kering buatanku:
- Nastar isi coklat (coktar)
- Jan Hagel pandan
- Koko crunch cookies
- Nut choco cookies
- Blueberry thumbprint cookies
- Koko crunch katetong (habis sebelum sempat difoto :))

Alhamdulillah, biarpun belum selesai mengerjakan semua pesanan dan oleh-oleh kue kering. Seneng juga hasil belajar dengan rekan grup masak-memasak (NCC, Lafempat, Dapur Deddy Rustandy) banyak membantuku praktek aneka cake, kue kering dll. Dapat banyak ilmu, biarpun jarak jauh :). Thanks for all....

Sabtu, 06 Juli 2013

Cake Putih Telur

Beberapa hari berkutat dengan kue kering dan pie, hasilnya adalah menumpuk putih telur hehe... Saatnya mencari resep dengan putih telur yang lumayan banyak dan pucuk dicinta ulam tiba, grup masak-memasak di fb ada yang posting Marble Cake Putih Telur uhuy... Makasih buat bu Dhani R. Satyadharma yang udah berbagi resep.
Ini resepnya dengan tambahan resep ala aku :)
Marble Cake Putih Telur
Bahan:
200 gr gula pasir (hanya 150 gr)
300 gr putih telur
1 sdt cream of tartar (air jeruk nipis)
Ayak:
180 gr tepung terigu protein sedang
20 gr susu bubuk FC
1/4 sdt baking powder
Cairkan:
150 gr margarin
50 gr butter
Marble: (kuganti 1 sdt pasta pandan)
1 sdm pasta coklat+ mocha pasta

Cara:
1. Siapkan loyang tulban yang sudah dioles margarin dan ditaburi tepung.
2. Panaskan oven 180 derajat C.
3. Dalam wadah bersih dan kering, kocok putih telur dan air jeruk nipis hingga mengembang, lalu masukkan gula pasir sedikit demi sedikit sambil dikocok hingga kaku (kurleb 5 menit dengan kec. sedang). (Masukkan pasta pandan dan kocok sebentar)
4. Tambahkan ayakan tepung terigu, aduk rata (pakai spatula/mikser kec. rendah).
5. Masukkan cairan margarin dan butter, aduk balik hingga rata.
6. Lalu bagi adonan menjadi 2 bagian, yg satu bagian diberi pasta coklat dan mocca. (aku gak pakai)
7. Tuang ke dalam loyang secara berselang seling lalu acak dengan garpu. (langsung tuang semua ke loyang tulban uk. diameter 20cm)
8. Panggang selama 30 menit atau hingga matang. (kurleb 35 menit)
9. Keluarkan dan dinginkan.
 
Hasil cake ini empuk banget, porinya kecil. Gak nyangka kalo hanya pakai putih telur.
  Bisa divariasikan jadi aneka rasa juga, abis nyoba yg pandan trus ini yg rasa jeruk hmmm segerrrr

Kamis, 04 Juli 2013

Lapis Malang


Baru beberapa saat tau bedanya lapis surabaya, lapis malang (lapis mandarin) dan lapis solo hehehe. Sebelumnya cuma tau sebutan untuk lapis surabaya adalah spiku. Sumber info tentang ketiganya bisa dibaca di postingan ci Shirley disini.
Kalo lapis malang versiku ini bisa dibilang versi ekonomis, karena pakai 'cuma' 6 telur di tiap lapisnya. Sebenernya sih, resepnya pakai resep bolu gulung seperti di postingan ini :), hanya merubah takaran gulanya jadi 80 gram. Tapi kalo suka manis, bisa ditambah lagi gulanya yaaa...

Aku pakai loyang ukuran 22x22x4 cm, setelah di trim (dirapikan) ukuran kuenya 20x20 cm. Kalo dipotong jadinya 20 potong.

 

Oiya, tengahnya pakai olesan selai blueberry (my favourite flavour hehe). Kuenya empuk, gak terlalu beremah. Meskipun gak selembut yang pakai full kuning telur, so far udah puas dengan tekstur yang seperti ini. Makasih buat teh Ricke yang berbaik hati membagi resep-resep andalannya.

Senin, 01 Juli 2013

Jajanan Tradisional

Setelah mengutak-atik aneka resep cake dan roti-rotian, sekarang saatnya mencoba jajanan tradisional.  Percobaan pertama si martabak manis alias terang bulan.


Isiannya pakai homemade selai kaya dan keju parut, hmm enaaakkk ;p. Ini penampakannya si selai kaya... Enak juga buat olesan roti tawar.


Nah, jajanan berikutnya adalah kue talam. Kue talam ini ada variasi manis dan asin. Kali ini bikin yang manis, yaitu Talam Pandan, si hijau yang legit dan wangi pandan. Warna hijau dan aromanya asli pandan. Kebetulan di rumah banyak tanaman pandan ini.




Seneng banget dengan pandan, anak-anak juga doyan. Jadilah aneka jajanan beraroma pandan hehe wanginya di setiap gigitan, bikin nagih deh ;p.
Ternyata jajanan tradisional gak kalah 'nendang' rasanya hehehe...